Sunday, November 26, 2006
i'm sitting here
alone day by day
hearing my mind
rage in battle against my soul
where all those people's gone
where all those love's dissapear
where? where?
suddenly come to me an angel
within your eyes
within your smile
i'm wondering if i could touch u
just for a moment
just for a while
but,
like all those people
like all those love
you suddenly run to extinction
i'm sitting here
alone day by day
with all my sorrow
with all my pain
touching your shadow
Jtn, 25-11-06
dikirim pada 12:14 am
Permalink
Tuesday, November 07, 2006
Dan
gelap seketika mengurung
dengan sayap hitamnya
menyesakkan dada
Langit berkeredap
menjelmakan kilatankilatan cahaya
Sebuah lilin kunyalakan
menjemput terang
Jtn, 7-11-06
dikirim pada 08:53 pm
Permalink
: Purwandari
membuka ingatan lama
terselip wajahmu di sana
tahi lalat di pipi kirimu
selalu membuatku rindu
sepenggal kisah pernah kita tulis
meski hanya dalam beberapa baris
sepenggal cerita pernah kita reka
meski hanya dalam beberapa kata
Jtn, 7-11-06
dikirim pada 02:31 pm
Permalink
Friday, October 20, 2006
seandainya bisa, ingin kucongkel kedua bola mataku
agar aku tak lagi melihat keindahan penciptaanmu
seandainya bisa, ingin kuiris kedua kupingku
agar aku tak lagi mendengar merdu suaramu
seandainya bisa, ingin kucincang mulut dan lidahku
agar aku tak lagi memanggil namamu di malam-malamku
seandainya bisa, ingin kukerat lapis demi lapis kulitku
agar aku tak lagi merasakan sejuk auramu
seandainya bisa, ingin kusayat lubang hidungku
agar aku tak lagi membaui wangi tubuhmu
seandainya bisa, ingin kuburai otak di tempurungku
agar aku tak lagi mengingat membayang segala-mu
seandainya bisa, ingin kurobek jantung dan hatiku
agar aku tak lagi merasakan cinta dan rindu
Jatinangor, 15-10-06
Jalaindra's Poem
dikirim pada 03:28 am
Permalink
Saturday, October 07, 2006
dan …
bulan itu masih sendiri di atas sana
bulan yang sama
cahaya yang sama
terang yang sama
kerosak dedaunan bambu isyaratkan angin
gigil isyaratkan dingin
satu bayangan tercipta di dinding sana
bayanganku tentu saja
masih dalam kesendirian tentu saja
seperti bulan itu
seperti yang kau mau
aku telah menghilang di sudut kota
untuk sendiri di atap ini
menemani bulan
kesendirian bertemu kesendirian
menjelma puisi
menjelma cinta
Jatinangor, 6-10-2006
dikirim pada 11:46 am
Permalink
Monday, October 02, 2006
She Smile at Me
: Girl on Glasses
she smile at me
even there was no sound
but i hear, i see
the world's full of glory
she smile at me
even she just walk away then
without a say.. without a word
she smile at me
there's no easy way then
day by day.. night by night
it's bearing in my mind
hope someday
there's more than just smile
Jatinangor, after she smile at me
dikirim pada 07:53 pm
Permalink
Saturday, September 09, 2006
sepi menggulung membukus raga
yang terpatri dalam pada jejak waktu yang tersia
bayanganbayangan selintas datang dan pergi
wajahwajah waktu menari menjelmakan ilusi
kau melintas di ujung jalan itu
menghilang pada satu belokan di ujung sana
namun senyummu masih tertinggal
di sini, di relung asa yang hampir mati
sendiri mencecap kesunyian tanpamu, tanpanya
tanpa mereka
lihatlah bulan disana, katamu
bukankah ia sendirian sepertimu?
ia tidak pernah mengeluh
setia mencerap sinar mentari
untuk ia hadirkan kembali di malammalam dingin
kau ingin aku menjadi seperti bulan itu?
seribu lelawa terbang menjelmakan bayangan
seorang lelaki berjalan sendiri
melintasi loronglorong sunyi
menghilang di sebuah sudut kota
dan bulan masih ada di atas sana
setia dalam kesunyiannya
: Jatinangor 9 September 2006
dikirim pada 11:01 pm
Permalink
Thursday, September 07, 2006
Hari minggu kemaren, 3 September 06 tulisan resensiku akhirnya nongol lagi di
Batam Pos. Kali ini buku kumpulan cerpennya Shofa Muhammad yang berjudul
"Sesobek Kertas di Sepatu Kiri". Dengan begitu, lunas sudah janjiku pada Shofa untuk menuliskan resensi bukunya dan bisa dimuat di koran.
Itu resensi terakhir yang aku tulis. sampai sekarang belum bikin resensi lagi. Bingung buku mana yang harus diresensi. lagian, akhir-akhir lagi nggak sempet baca buku-buku baru. paling-paling Gunung Jiwa-nya
Gao Xingjian yang tebelnya minta ampun, bacanya juga satu bab satu bab.
Pingin baca resensinya, klik aja
disini atau
disana
dikirim pada 02:14 am
Permalink
Saturday, September 02, 2006
Keramaian di luar pintu
Kekosongan di dalam diri
Jatinangor, 2 -09 -2006
dikirim pada 08:50 pm
Permalink
Monday, August 28, 2006
Rosminah,
Namamu indah seperti mawar
Lenny kepada Rosminah dalam ~9 Naga~
dikirim pada 03:49 pm
Permalink
Google Modules